WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Terapi Pijat bagi Penyandang Disabilitas Netra

Jumat, 23 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Pelatihan Terapi Pijat Tahun 2026 yang ditujukan khusus bagi penyandang disabilitas netra. Kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta dan berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2026.

Pembukaan pelatihan dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bekasi, Dr. H. Royani, MA, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bekasi, Agus Usamah Zahid, S.Sos., serta para instruktur terapi pijat, yaitu Ferdo Suhantono, Lusiana, Yayah Royahah, dan Ahmad Habibaloq.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang terapi pijat sehingga dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan kemandirian ekonomi.

Dalam sambutannya, Dr. H. Royani, MA, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan mereka.

“Bapak dan Ibu sekalian diharapkan dapat mengikuti pelatihan ini dengan maksimal agar ke depannya memiliki keterampilan pijat yang semakin baik dan dapat meningkatkan pendapatan sehari-hari,” ungkapnya.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi pengenalan umum mengenai terapi pijat, dilanjutkan dengan praktik teknik dasar terapi pijat yang dibimbing langsung oleh para instruktur. Melalui perpaduan materi dan praktik, peserta diharapkan mampu memahami dasar-dasar terapi pijat serta menerapkannya secara tepat.

Penyelenggaraan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas melalui peningkatan keterampilan yang produktif. Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan memiliki peluang lebih luas untuk mengembangkan usaha jasa terapi pijat dan memperoleh penghasilan secara mandiri.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri, berdaya, dan memiliki kesempatan yang setara dalam bidang ekonomi.

23/10/2026 | Kontributor: Media BAZNAS Kab. Bekasi
Beasiswa S1 hingga Luar Negeri, BAZNAS Kabupaten Bekasi Dukung Pendidikan Keluarga Duafa

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa jenjang S1 “Satu Keluarga Duafa, Satu Sarjana”, biaya kuliah, dan bantuan pendidikan luar negeri melalui Program Bekasi Cerdas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (19/10/2026) di Aula Gedung BAZNAS Kabupaten Bekasi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi, Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, serta para penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program bantuan pendidikan tersebut. Ia berharap bantuan ini dapat menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi penerus yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Bekasi.

“Saya berharap bantuan pendidikan ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi penerus yang memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Bekasi. Jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Aminulloh, menjelaskan bahwa Program Bekasi Cerdas merupakan bentuk pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik. Bantuan disalurkan melalui beberapa kategori sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat atau mustahik.

Ia berharap bantuan tersebut dapat mendorong para mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi, menjaga amanah, dan semangat dalam menempuh pendidikan.

“Kami berharap dukungan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi, menjaga amanah, dan tidak berhenti belajar,” ungkapnya.

Melalui Program Bekasi Cerdas, BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berupaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendayagunaan dana zakat yang tepat sasaran. Program Satu Keluarga Duafa, Satu Sarjana diharapkan dapat membuka peluang pendidikan tinggi bagi keluarga duafa sekaligus mendorong lahirnya generasi yang mandiri dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

19/10/2026 | Kontributor: Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Kembali Salurkan Program SENYUM Tahap II 2026 di Cikarang Pusat dan Bojongmangu

Senin, 5 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi kembali melaksanakan penyaluran Program Sembako Nyampe Rumah (SENYUM) Tahap II Tahun 2026. Kegiatan perdana penyaluran tahap kedua tersebut diawali di Kecamatan Cikarang Pusat dan Kecamatan Bojongmangu sebagai bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Bekasi membantu masyarakat yang membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Program SENYUM merupakan salah satu program sosial BAZNAS Kabupaten Bekasi yang ditujukan kepada para mustahik melalui pemberian paket sembako. Program ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Program SENYUM juga dirancang untuk mendekatkan penyaluran bantuan kepada para penerima manfaat hingga ke wilayah kecamatan dan desa.

Penyaluran Program SENYUM dilaksanakan secara rutin dua kali dalam satu tahun. Pada tahap kedua tahun 2026, kegiatan diawali dengan penyaluran bantuan di Kecamatan Cikarang Pusat dan Kecamatan Bojongmangu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Aminnulloh, SE. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan Program SENYUM disesuaikan dengan jumlah desa yang terdapat di masing-masing kecamatan, sehingga pendistribusian bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih merata.

“Kegiatan Program SENYUM ini kami sesuaikan dengan jumlah desa yang ada di setiap kecamatan. Alhamdulillah, ini adalah pelaksanaan penyaluran yang kedua di tahun 2026. Harapannya, apa yang BAZNAS berikan dapat bermanfaat untuk semuanya,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi.

Para penerima manfaat dalam penyaluran ini didominasi oleh masyarakat lanjut usia (lansia) yang sudah renta. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program, mengingat kebutuhan pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus tetap terpenuhi, terutama bagi masyarakat lanjut usia yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melalui bantuan paket sembako yang diberikan, BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap para penerima manfaat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Program SENYUM sendiri telah menjadi salah satu program sosial yang secara konsisten dijalankan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Pada pelaksanaan sebelumnya, program ini telah menjangkau 23 kecamatan dengan ribuan paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat kurang mampu.

Dengan kembali dilaksanakannya Program SENYUM Tahap II Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang amanah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata.

BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari para mustahik, khususnya para lansia, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bekasi.

05/10/2026 | Kontributor: Media BAZNAS Kab. Bekasi
PT Hanuri Automation and Electricity Salurkan CSR Alat Bantu Dengar bagi 9 Anak di Kabupaten Bekasi melalui BAZNAS

 

 

 

PT Hanuri Automation & Electricity menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BAZNAS Kabupaten Bekasi berupa alat bantu dengar bagi anak-anak yang mengalami gangguan pendengaran. Bantuan tersebut diberikan kepada sembilan anak di Kabupaten Bekasi sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan penyaluran CSR dilaksanakan pada Senin, 15 September 2026, dan dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Ny. Nia Yuniawati Asep, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi, Asisten Administrasi Umum (Asda III) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Dr. Iis Sandra Yanti, S.STP., M.Si., Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Drs. Dwy Sigit Adrian, MM, Direktur PT Hanuri Automation, Mr. Lee Soohan, HRD Personalia PT Hanuri Automation, Eli Endarwati, serta perwakilan Kasoem Hearing Centre, Deni Irawan dan Aulia.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima. Sebelumnya, para penerima telah menjalani pemeriksaan untuk memastikan jenis dan spesifikasi alat bantu dengar yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing anak. Setelah proses pemeriksaan, pemasangan alat bantu dengar dilakukan secara langsung oleh tim dari Kasoem Hearing Centre.

Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Ny. Nia Yuniawati Asep, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi dan PT Hanuri Automation atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS dan PT Hanuri Automation. Kita doakan PT Hanuri semakin maju dan berkembang di Indonesia. Terima kasih atas bantuannya kepada warga Kabupaten Bekasi. PT Hanuri begitu peka dan peduli, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.”

Sementara itu, Direktur PT Hanuri Automation, Mr. Lee Soohan, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi melalui program CSR secara berkelanjutan.

“Rencana saya, setiap tahun anggarannya Rp100 juta selama 10 tahun. Dan kali ini sembilan anak mendapatkan alat bantu dengar.”

Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan PT Hanuri Automation dalam menyalurkan program CSR melalui BAZNAS.

“Ada sembilan anak yang menerima bantuan pada hari ini. Tentunya, atas nama BAZNAS Kabupaten Bekasi, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Hanuri yang sudah peduli dan memberikan CSR kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.”

Penyaluran bantuan alat bantu dengar ini diharapkan dapat membantu para penerima dalam menjalani aktivitas sehari-hari, khususnya dalam mendukung proses komunikasi dan kegiatan belajar di lingkungan sekolah.

Kolaborasi antara PT Hanuri Automation & Electricity dan BAZNAS Kabupaten Bekasi menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia usaha dan lembaga sosial dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidup dan pendidikan mereka.

 
 
 
14/09/2026 | Kontributor: Media BAZNAS Kab. Bekasi
Leadership Camp 2026 Jadi Momentum Pengukuhan Ketua Baru HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi

Himpunan Mahasiswa (HIMA) BAZNAS Kabupaten Bekasi resmi memiliki ketua baru untuk periode 2026/2027. Pengukuhan kepengurusan HIMA BAZNAS tersebut dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan Leadership Camp BAZNAS Kabupaten Bekasi Tahun 2026 di Mandalawangi Cibodas, September 2026.

Pemilihan ketua HIMA BAZNAS dilakukan secara demokratis melalui voting atau pemungutan suara yang diikuti oleh seluruh anggota HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi. Proses tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kepemimpinan sekaligus memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menentukan pemimpin organisasi mereka.

Dalam pemilihan tersebut, terdapat empat mahasiswa yang mencalonkan diri sebagai Ketua HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi, yaitu:

  1. Irwan Hidayat
    Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Semester 5, Universitas Pelita Bangsa.
  2. Ichsan Nurwahid
    Program Studi Perbankan Syariah, Semester 3, STEBI Global Mulia.
  3. Rahmat Adi Prabowo
    Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Semester 3, STAI Agus Salim Cikarang.
  4. Asmah
    Program Studi S1 Hukum, Semester 3, Universitas Pelita Bangsa.

Setelah seluruh suara dihimpun dan dilakukan penghitungan, Irwan Hidayat, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester 5 Universitas Pelita Bangsa, memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Ketua HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi periode 2026/2027.

Pada hari yang sama, Irwan Hidayat kemudian dilantik dan dikukuhkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi sebagai Ketua HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi periode 2026/2027.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS Kabupaten Bekasi. Kehadiran HIMA diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, membangun kepemimpinan, mempererat solidaritas, serta mendorong berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan kampus dan masyarakat.

 

Melalui kepemimpinan baru ini, HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi diharapkan mampu melanjutkan berbagai program positif sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar berorganisasi, berkolaborasi, dan berkontribusi sebagai generasi muda yang memiliki kepedulian sosial.

12/09/2026 | Kontributor: Media baznas kab. Bekasi

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Terapi Pijat bagi Penyandang Disabilitas Netra
BAZNAS Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Terapi Pijat bagi Penyandang Disabilitas Netra
Jumat, 23 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Pelatihan Terapi Pijat Tahun 2026 yang ditujukan khusus bagi penyandang disabilitas netra. Kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta dan berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2026. Pembukaan pelatihan dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bekasi, Dr. H. Royani, MA, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bekasi, Agus Usamah Zahid, S.Sos., serta para instruktur terapi pijat, yaitu Ferdo Suhantono, Lusiana, Yayah Royahah, dan Ahmad Habibaloq. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang terapi pijat sehingga dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan kemandirian ekonomi. Dalam sambutannya, Dr. H. Royani, MA, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan mereka. “Bapak dan Ibu sekalian diharapkan dapat mengikuti pelatihan ini dengan maksimal agar ke depannya memiliki keterampilan pijat yang semakin baik dan dapat meningkatkan pendapatan sehari-hari,” ungkapnya. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi pengenalan umum mengenai terapi pijat, dilanjutkan dengan praktik teknik dasar terapi pijat yang dibimbing langsung oleh para instruktur. Melalui perpaduan materi dan praktik, peserta diharapkan mampu memahami dasar-dasar terapi pijat serta menerapkannya secara tepat. Penyelenggaraan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas melalui peningkatan keterampilan yang produktif. Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan memiliki peluang lebih luas untuk mengembangkan usaha jasa terapi pijat dan memperoleh penghasilan secara mandiri. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarga. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri, berdaya, dan memiliki kesempatan yang setara dalam bidang ekonomi.
BERITA23/10/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
Beasiswa S1 hingga Luar Negeri, BAZNAS Kabupaten Bekasi Dukung Pendidikan Keluarga Duafa
Beasiswa S1 hingga Luar Negeri, BAZNAS Kabupaten Bekasi Dukung Pendidikan Keluarga Duafa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa jenjang S1 “Satu Keluarga Duafa, Satu Sarjana”, biaya kuliah, dan bantuan pendidikan luar negeri melalui Program Bekasi Cerdas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (19/10/2026) di Aula Gedung BAZNAS Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi, Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, serta para penerima manfaat. Dalam sambutannya, Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program bantuan pendidikan tersebut. Ia berharap bantuan ini dapat menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi penerus yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Bekasi. “Saya berharap bantuan pendidikan ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi penerus yang memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Bekasi. Jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Aminulloh, menjelaskan bahwa Program Bekasi Cerdas merupakan bentuk pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik. Bantuan disalurkan melalui beberapa kategori sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat atau mustahik. Ia berharap bantuan tersebut dapat mendorong para mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi, menjaga amanah, dan semangat dalam menempuh pendidikan. “Kami berharap dukungan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi, menjaga amanah, dan tidak berhenti belajar,” ungkapnya. Melalui Program Bekasi Cerdas, BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berupaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendayagunaan dana zakat yang tepat sasaran. Program Satu Keluarga Duafa, Satu Sarjana diharapkan dapat membuka peluang pendidikan tinggi bagi keluarga duafa sekaligus mendorong lahirnya generasi yang mandiri dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
BERITA19/10/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Kembali Salurkan Program SENYUM Tahap II 2026 di Cikarang Pusat dan Bojongmangu
BAZNAS Kabupaten Bekasi Kembali Salurkan Program SENYUM Tahap II 2026 di Cikarang Pusat dan Bojongmangu
Senin, 5 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi kembali melaksanakan penyaluran Program Sembako Nyampe Rumah (SENYUM) Tahap II Tahun 2026. Kegiatan perdana penyaluran tahap kedua tersebut diawali di Kecamatan Cikarang Pusat dan Kecamatan Bojongmangu sebagai bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Bekasi membantu masyarakat yang membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Program SENYUM merupakan salah satu program sosial BAZNAS Kabupaten Bekasi yang ditujukan kepada para mustahik melalui pemberian paket sembako. Program ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Program SENYUM juga dirancang untuk mendekatkan penyaluran bantuan kepada para penerima manfaat hingga ke wilayah kecamatan dan desa. Penyaluran Program SENYUM dilaksanakan secara rutin dua kali dalam satu tahun. Pada tahap kedua tahun 2026, kegiatan diawali dengan penyaluran bantuan di Kecamatan Cikarang Pusat dan Kecamatan Bojongmangu. Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Aminnulloh, SE. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan Program SENYUM disesuaikan dengan jumlah desa yang terdapat di masing-masing kecamatan, sehingga pendistribusian bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih merata. “Kegiatan Program SENYUM ini kami sesuaikan dengan jumlah desa yang ada di setiap kecamatan. Alhamdulillah, ini adalah pelaksanaan penyaluran yang kedua di tahun 2026. Harapannya, apa yang BAZNAS berikan dapat bermanfaat untuk semuanya,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi. Para penerima manfaat dalam penyaluran ini didominasi oleh masyarakat lanjut usia (lansia) yang sudah renta. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program, mengingat kebutuhan pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus tetap terpenuhi, terutama bagi masyarakat lanjut usia yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melalui bantuan paket sembako yang diberikan, BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap para penerima manfaat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Program SENYUM sendiri telah menjadi salah satu program sosial yang secara konsisten dijalankan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Pada pelaksanaan sebelumnya, program ini telah menjangkau 23 kecamatan dengan ribuan paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat kurang mampu. Dengan kembali dilaksanakannya Program SENYUM Tahap II Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang amanah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata. BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari para mustahik, khususnya para lansia, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bekasi.
BERITA05/10/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
PT Hanuri Automation and Electricity Salurkan CSR Alat Bantu Dengar bagi 9 Anak di Kabupaten Bekasi melalui BAZNAS
PT Hanuri Automation and Electricity Salurkan CSR Alat Bantu Dengar bagi 9 Anak di Kabupaten Bekasi melalui BAZNAS
PT Hanuri Automation & Electricity menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BAZNAS Kabupaten Bekasi berupa alat bantu dengar bagi anak-anak yang mengalami gangguan pendengaran. Bantuan tersebut diberikan kepada sembilan anak di Kabupaten Bekasi sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan penyaluran CSR dilaksanakan pada Senin, 15 September 2026, dan dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Ny. Nia Yuniawati Asep, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi, Asisten Administrasi Umum (Asda III) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Dr. Iis Sandra Yanti, S.STP., M.Si., Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Drs. Dwy Sigit Adrian, MM, Direktur PT Hanuri Automation, Mr. Lee Soohan, HRD Personalia PT Hanuri Automation, Eli Endarwati, serta perwakilan Kasoem Hearing Centre, Deni Irawan dan Aulia. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima. Sebelumnya, para penerima telah menjalani pemeriksaan untuk memastikan jenis dan spesifikasi alat bantu dengar yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing anak. Setelah proses pemeriksaan, pemasangan alat bantu dengar dilakukan secara langsung oleh tim dari Kasoem Hearing Centre. Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Ny. Nia Yuniawati Asep, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi dan PT Hanuri Automation atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi. “Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS dan PT Hanuri Automation. Kita doakan PT Hanuri semakin maju dan berkembang di Indonesia. Terima kasih atas bantuannya kepada warga Kabupaten Bekasi. PT Hanuri begitu peka dan peduli, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.” Sementara itu, Direktur PT Hanuri Automation, Mr. Lee Soohan, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi melalui program CSR secara berkelanjutan. “Rencana saya, setiap tahun anggarannya Rp100 juta selama 10 tahun. Dan kali ini sembilan anak mendapatkan alat bantu dengar.” Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan PT Hanuri Automation dalam menyalurkan program CSR melalui BAZNAS. “Ada sembilan anak yang menerima bantuan pada hari ini. Tentunya, atas nama BAZNAS Kabupaten Bekasi, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Hanuri yang sudah peduli dan memberikan CSR kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.” Penyaluran bantuan alat bantu dengar ini diharapkan dapat membantu para penerima dalam menjalani aktivitas sehari-hari, khususnya dalam mendukung proses komunikasi dan kegiatan belajar di lingkungan sekolah. Kolaborasi antara PT Hanuri Automation & Electricity dan BAZNAS Kabupaten Bekasi menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia usaha dan lembaga sosial dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidup dan pendidikan mereka.
BERITA14/09/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
Leadership Camp 2026 Jadi Momentum Pengukuhan Ketua Baru HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi
Leadership Camp 2026 Jadi Momentum Pengukuhan Ketua Baru HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi
Himpunan Mahasiswa (HIMA) BAZNAS Kabupaten Bekasi resmi memiliki ketua baru untuk periode 2026/2027. Pengukuhan kepengurusan HIMA BAZNAS tersebut dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan Leadership Camp BAZNAS Kabupaten Bekasi Tahun 2026 di Mandalawangi Cibodas, September 2026. Pemilihan ketua HIMA BAZNAS dilakukan secara demokratis melalui voting atau pemungutan suara yang diikuti oleh seluruh anggota HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi. Proses tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kepemimpinan sekaligus memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menentukan pemimpin organisasi mereka. Dalam pemilihan tersebut, terdapat empat mahasiswa yang mencalonkan diri sebagai Ketua HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi, yaitu: Irwan Hidayat Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Semester 5, Universitas Pelita Bangsa. Ichsan Nurwahid Program Studi Perbankan Syariah, Semester 3, STEBI Global Mulia. Rahmat Adi Prabowo Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Semester 3, STAI Agus Salim Cikarang. Asmah Program Studi S1 Hukum, Semester 3, Universitas Pelita Bangsa. Setelah seluruh suara dihimpun dan dilakukan penghitungan, Irwan Hidayat, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester 5 Universitas Pelita Bangsa, memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Ketua HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi periode 2026/2027. Pada hari yang sama, Irwan Hidayat kemudian dilantik dan dikukuhkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi sebagai Ketua HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi periode 2026/2027. Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS Kabupaten Bekasi. Kehadiran HIMA diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, membangun kepemimpinan, mempererat solidaritas, serta mendorong berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan kampus dan masyarakat. Melalui kepemimpinan baru ini, HIMA BAZNAS Kabupaten Bekasi diharapkan mampu melanjutkan berbagai program positif sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar berorganisasi, berkolaborasi, dan berkontribusi sebagai generasi muda yang memiliki kepedulian sosial.
BERITA12/09/2026 | Media baznas kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Gelar Leadership Camp 2026, Bekali Mahasiswa Penerima Beasiswa dengan Jiwa Kepemimpinan
BAZNAS Kabupaten Bekasi Gelar Leadership Camp 2026, Bekali Mahasiswa Penerima Beasiswa dengan Jiwa Kepemimpinan
BAZNAS Kabupaten Bekasi menggelar Leadership Camp BAZNAS Kabupaten Bekasi Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan karakter, kapasitas, dan jiwa kepemimpinan mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS Kabupaten Bekasi. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11–12 September 2026, tersebut dilaksanakan di Mandalawangi Cibodas dan diikuti oleh sebanyak 70 mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS Kabupaten Bekasi. Leadership Camp ini dirancang sebagai ruang pembelajaran sekaligus pengembangan diri bagi mahasiswa agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, peduli terhadap sesama, mampu berkolaborasi, kreatif, serta memberikan inspirasi dan dampak positif di lingkungan masyarakat. Pada hari pertama, peserta mengikuti rangkaian materi kepemimpinan yang disampaikan oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Materi pertama bertema “TUMBUH: Membangun Mentalitas Generasi Unggul” yang disampaikan oleh Wakil Ketua I. Selanjutnya, Wakil Ketua II menyampaikan materi “PEDULI: Dari Empati Menjadi Aksi”, yang mengajak peserta memahami pentingnya kepedulian sosial dan mengubah empati menjadi tindakan nyata. Materi berikutnya, “BERKOLABORASI: Bersinergi untuk Memberi Dampak”, disampaikan oleh Wakil Ketua III. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun kerja sama dan sinergi dalam menciptakan perubahan yang lebih luas. Sementara itu, Wakil Ketua IV membawakan materi “BERKARYA: Kreativitas dan Inovasi untuk Kebaikan”, yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Rangkaian materi kemudian dilanjutkan dengan sesi “MENGINSPIRASI: Young Leader” yang menghadirkan Prof. Dr. KH. Mahmud, M.Si., CSEE., MCE sebagai narasumber. Sesi ini memberikan wawasan dan motivasi kepada peserta untuk berani mengambil peran sebagai generasi muda yang mampu menginspirasi dan membawa perubahan positif. Tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, rangkaian Leadership Camp berlanjut hingga malam hari dengan pengukuhan struktur HIMA BAZNAS yang baru. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Subuh berjemaah dan tausiah yang disampaikan oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Memasuki hari kedua, peserta mengikuti senam pagi sebagai bagian dari aktivitas kebugaran dan membangun semangat kebersamaan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan tracking yang menjadi sarana bagi peserta untuk membangun kekompakan, ketahanan diri, dan kerja sama tim. Melalui Leadership Camp 2026, BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap para penerima beasiswa dapat tumbuh menjadi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan kepemimpinan, kreativitas, dan semangat kolaborasi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
BERITA12/09/2026 | Media baznas kab. Bekasi
BAZNAS RI Bangun Masjid Darurat Bagi Penyintas Gempa di NTT
BAZNAS RI Bangun Masjid Darurat Bagi Penyintas Gempa di NTT
BAZNAS RI melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) membangun tiga masjid darurat untuk memenuhi kebutuhan ibadah warga terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Adapun lokasi tiga masjid darurat tersebut, di antaranya di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, serta dua lokasi lainnya di Kampung Kajulaki dan Desa Nangadhero yang berada di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan, pendirian tiga masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah kondisi yang serba terbatas pascagempa. “Kami sangat berduka atas bencana gempa bumi di sejumlah wilayah NTT. Saat ini BAZNAS terus mengerahkan bantuan kemanusiaan, termasuk pembangunan masjid darurat ini,” kata Sodik dalam keterangan tertulis Minggu (23/8/2026). Menurut Sodik, kerusakan akibat gempa tidak hanya berdampak pada tempat tinggal dan fasilitas umum, tetapi juga masjid yang selama ini menjadi tempat masyarakat menjalankan ibadah. Kondisi itu membuat aktivitas keagamaan warga ikut terganggu, sehingga keberadaan masjid darurat menjadi kebutuhan yang perlu segera dipenuhi. “Kita ketahui banyak bangunan yang rusak parah, termasuk masjid. Karena itu, sementara ini kami berupaya menghadirkan tiga masjid darurat agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan aman selama proses pemulihan berlangsung. Alhamdulillah, banyak relawan dan masyarakat turut membantu mendirikan masjid darurat ini,” ujarnya. Ia mengatakan, BAZNAS akan terus memantau kebutuhan masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah NTT. Bantuan akan diarahkan sesuai kondisi di lapangan, dengan memperhatikan kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat. Ia berharap, keberadaan masjid darurat tersebut dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ibadah di tengah proses pemulihan. Dukungan dari berbagai pihak juga diharapkan terus mengalir sehingga masyarakat terdampak gempa di NTT dapat segera bangkit dan kembali menjalankan kehidupan secara normal. Sementara itu, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Deden Nurjaman, yang melaporkan langsung dari lokasi gempa di NTT, mengatakan salah satu pembangunan masjid darurat dilakukan di lokasi Masjid Darul Arqam Talage di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, yang mengalami kerusakan parah akibat gempa sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan ibadah. Deden menjelaskan, masjid darurat tersebut dibangun di halaman masjid dengan ukuran masjid darurat 10x12 meter dengan dibantu warga setempat secara gotong royong. Pembangunan ditargetkan segera rampung agar warga dapat kembali melaksanakan ibadah secara berjamaah. “Alhamdulillah, per hari ini, insyaallah dalam tiga sampai empat hari ke depan masjid ini sudah bisa digunakan. Insyaallah, salat Jumat pada pekan depan juga sudah dapat dilaksanakan secara berjamaah bersama warga,” kata Deden. Pada kesempatan tersebut, Pengurus Masjid Darul Arqam Talage, Ahmad Said, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran BAZNAS di Sambi Rampas, untuk membantu menyediakan tempat ibadah sementara bagi warga terdampak. Menurutnya, keberadaan masjid darurat akan memudahkan warga kembali melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah. Ahmad menceritakan, kerusakan Masjid Darul Arqam Talage terjadi setelah gempa mengguncang wilayah tersebut seusai salat Subuh. Saat itu, masih terdapat jemaah yang berada di dalam masjid untuk melaksanakan ibadah dan beriktikaf. “Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang telah membantu umat secara keseluruhan, khususnya umat di Sambi Rampas. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan BAZNAS,” ucap Ahmad. Sebelumnya, BAZNAS telah menerjunkan sejumlah personel dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk membantu penanganan dampak gempa di NTT. Selain itu, BAZNAS menghadirkan bantuan pangan, dapur umum, dan dapur air untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
BERITA23/08/2026 | Media BAZNAS
BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan 500 Paket Sembako untuk Tenaga Kebersihan dan Keamanan Pemkab Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan 500 Paket Sembako untuk Tenaga Kebersihan dan Keamanan Pemkab Bekasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi menyalurkan sebanyak 500 paket sembako kepada tenaga kebersihan dan tenaga keamanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan rasa syukur BAZNAS Kabupaten Bekasi kepada para pekerja yang turut mendukung aktivitas dan pelayanan di lingkungan pemerintahan daerah. Kegiatan penyaluran dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi menyampaikan bahwa kegiatan berbagi kepada para tenaga kebersihan dan keamanan di sekitar lingkungan kantor Pemkab Bekasi merupakan agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahun. “Kita rutin setiap tahunnya berbagi kepada karyawan sekitar kantor Pemda. Ini adalah bentuk rasa syukur kita. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi. Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus mempererat kepedulian sosial antara BAZNAS dan masyarakat yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan arahan teknis yang disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bekasi. Arahan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan penyaluran agar bantuan dapat diterima oleh para penerima manfaat secara tertib dan tepat sasaran. Sebanyak 500 paket sembako kemudian disalurkan kepada tenaga kebersihan dan tenaga keamanan lingkungan Pemkab Bekasi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Momentum Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam membangun Kabupaten Bekasi yang semakin sejahtera.
BERITA14/08/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Bersama Pengadilan Agama dan Kemenag Gelar Isbat Nikah Bagi Warga Kabupaten Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Bersama Pengadilan Agama dan Kemenag Gelar Isbat Nikah Bagi Warga Kabupaten Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan Pengadilan Agama dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi menyelenggarakan kegiatan isbat nikah bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang pernikahannya belum tercatat secara administratif, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian dan sinergi antarlembaga dalam membantu masyarakat memperoleh kepastian hukum atas pernikahan yang telah dilangsungkan secara agama, tetapi belum tercatat secara resmi dalam administrasi negara. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Aziz HN, ST, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I). Kehadiran BAZNAS merupakan bagian dari dukungan terhadap masyarakat yang membutuhkan fasilitasi dalam proses pencatatan pernikahan, khususnya bagi warga yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses layanan administrasi. Melalui pelaksanaan isbat nikah, masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh penetapan dari Pengadilan Agama sebagai dasar untuk melakukan pencatatan pernikahan secara resmi. Dengan demikian, pasangan suami istri dan keluarga yang terbentuk di dalamnya memiliki dokumen administrasi yang lebih lengkap serta kepastian hukum. Selain mendukung proses isbat nikah, BAZNAS Kabupaten Bekasi juga memberikan bantuan berupa paket sembako kepada para peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. BAZNAS turut menyediakan door prize yang dapat diperoleh oleh para peserta selama kegiatan berlangsung sehingga suasana kegiatan menjadi lebih hangat dan penuh kebersamaan. Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bekasi, Pengadilan Agama, dan Kemenag Kabupaten Bekasi diharapkan dapat terus diperkuat untuk menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan zakat untuk membantu masyarakat, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam mendukung pemenuhan kebutuhan sosial dan administrasi yang berdampak pada keberlangsungan kehidupan keluarga. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat Kabupaten Bekasi yang mendapatkan akses terhadap layanan administrasi pernikahan secara layak, sekaligus memperoleh dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
BERITA14/08/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Resmi Tutup Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah, Wujud Nyata Zakat Produktif untuk Kemandirian Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Bekasi Resmi Tutup Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah, Wujud Nyata Zakat Produktif untuk Kemandirian Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Bekasi secara resmi menutup rangkaian Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah yang telah berlangsung selama empat hari sebagai bagian dari program zakat produktif untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Acara penutupan dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Bekasi. Kegiatan penutupan dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi bersama Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi, Prof. Dr. KH. Mahmud, M.Si., CSEE., MCE. Kehadiran kedua lembaga tersebut menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang produktif dan berkelanjutan. Pada hari terakhir pelatihan, para peserta mendapatkan materi Ruqyah Syar'iyyah yang disampaikan langsung oleh Dr. H. Al Fathan, B.S., M.ITC. Dalam sesi tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dasar ruqyah sesuai syariat Islam, adab pelaksanaannya, dalil-dalil yang menjadi landasan, serta tahapan praktik yang benar. Materi tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan demonstrasi dan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami teknik pelaksanaannya secara lebih komprehensif. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti setiap sesi pembelajaran, mengajukan berbagai pertanyaan, serta berdiskusi dengan narasumber mengenai penerapan ruqyah dalam kehidupan sehari-hari. Sesi diskusi interaktif menjadi salah satu bagian penting untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara penutupan yang menandai berakhirnya program pelatihan selama empat hari tersebut. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi menyampaikan harapannya agar ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh tidak berhenti selama pelatihan saja, tetapi dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekaligus menjadi peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Beliau juga menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat secara produktif. Melalui pemberian keterampilan, BAZNAS berharap para peserta mampu menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, serta dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Kesan positif juga disampaikan oleh salah seorang peserta, Didin Solahudin dari Kecamatan Cikarang Barat. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti pelatihan tersebut. "Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengikuti pelatihan ini. Alhamdulillah, saya mendapatkan ilmu dan keterampilan baru yang insya Allah akan bermanfaat bagi diri saya, keluarga, dan masyarakat," ungkapnya. Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah merupakan salah satu program pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Bekasi yang bertujuan menciptakan mustahik yang lebih berdaya melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan. Dengan bekal ilmu yang diperoleh selama empat hari pelatihan, para peserta diharapkan mampu membuka peluang usaha secara mandiri, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memberikan layanan kesehatan berbasis syariat Islam kepada masyarakat. Melalui program-program zakat produktif, BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzakki tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Bekasi.
BERITA30/07/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Serang Baru, Siapkan Langkah Penanganan
BAZNAS Kabupaten Bekasi Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Serang Baru, Siapkan Langkah Penanganan
Kamis, (30/7/2026). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi melakukan peninjauan langsung terhadap salah satu rumah warga yang berada dalam kondisi sangat memprihatinkan di wilayah Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat mengenai kondisi hunian yang sudah tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera. Peninjauan lapangan tersebut dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Bekasi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, serta Camat Serang Baru. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memastikan kondisi masyarakat yang membutuhkan dapat ditangani secara tepat dan berkelanjutan. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau secara langsung kondisi rumah milik salah seorang warga yang telah mengalami kerusakan cukup parah. Atap rumah yang bocor, struktur bangunan yang lapuk, serta kondisi bangunan yang tidak lagi memenuhi standar kelayakan huni menjadi perhatian utama dalam peninjauan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat sekitar, pemilik rumah kerap menghadapi kondisi yang sangat memprihatinkan ketika musim hujan tiba. Air hujan yang masuk ke dalam rumah akibat atap yang rusak membuat rumah tidak lagi aman untuk ditempati. Bahkan, pada saat hujan deras turun, pemilik rumah terpaksa mengungsi dan bermalam di area kandang kambing yang berada di sekitar rumah demi menghindari risiko tertimpa bagian bangunan yang rapuh. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bekasi menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil peninjauan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat yang hidup dalam kondisi kurang layak. Penanganan rumah tidak layak huni merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang bertujuan menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak bagi para mustahik. Kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses penanganan sehingga warga yang bersangkutan dapat segera memiliki hunian yang lebih layak dan nyaman untuk ditempati. BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berkomitmen menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang tepat sasaran melalui pemanfaatan dana ZIS secara amanah, profesional, dan transparan. Dengan dukungan para muzakki, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program-program sosial yang dijalankan, termasuk bantuan perbaikan rumah tidak layak huni bagi warga yang membutuhkan.
BERITA30/07/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Lanjutkan Sosialisasi ZIS DSKL Bersama PT Daikin Manufacturing Indonesia
BAZNAS Kabupaten Bekasi Lanjutkan Sosialisasi ZIS DSKL Bersama PT Daikin Manufacturing Indonesia
BAZNAS Kabupaten Bekasi melalui Bidang Pengumpulan kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) bersama PT Daikin Manufacturing Indonesia pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin sebelumnya antara BAZNAS Kabupaten Bekasi dan PT Daikin Manufacturing Indonesia. Sosialisasi kali ini melibatkan Tim Purchasing perusahaan sebagai upaya memperluas penghimpunan ZIS DSKL sekaligus memperkuat sinergi antara BAZNAS dan dunia usaha dalam mendukung program-program sosial kemasyarakatan. Dalam kegiatan tersebut, Tim Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bekasi memaparkan berbagai aspek mengenai pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, mulai dari mekanisme penghimpunan, tata kelola yang transparan dan akuntabel, hingga pemanfaatan dana ZIS yang disalurkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan BAZNAS Kabupaten Bekasi di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi. Program-program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana ZIS yang dihimpun mampu memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap semakin banyak pihak, khususnya kalangan dunia usaha, yang memahami pentingnya pengelolaan zakat secara terorganisasi melalui lembaga resmi. Dukungan dari perusahaan diharapkan dapat memperkuat penghimpunan dana ZIS sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak mustahik di Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam membangun kemitraan strategis dengan berbagai sektor, termasuk dunia industri, guna mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan terjalinnya kolaborasi yang berkesinambungan bersama PT Daikin Manufacturing Indonesia, BAZNAS Kabupaten Bekasi optimistis penghimpunan ZIS DSKL akan terus meningkat dan mampu mendukung pelaksanaan berbagai program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
BERITA29/07/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
Zakat Produktif BAZNAS Kabupaten Bekasi Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah
Zakat Produktif BAZNAS Kabupaten Bekasi Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah
BAZNAS Kabupaten Bekasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi secara resmi membuka Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah sebagai bagian dari program zakat produktif untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Bekasi pada Senin (27/7/2026) ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan mustahik agar memiliki kompetensi yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan. Pelatihan diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bekasi. Seluruh peserta merupakan rekomendasi dari MUI tingkat kecamatan maupun MUI Kabupaten Bekasi, sehingga diharapkan ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat yang lebih luas di lingkungan masing-masing. Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi Prof. Dr. KH. Mahmud, M.Si., CSEE., MCE., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bekasi Dr. H. Royani, M.A., Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi H. Abdul Aziz HN, S.T. serta Instruktur Pelatih Totok Punggung. Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Aziz HN, S.T., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara produktif. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga membekali masyarakat dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi sehingga mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi, Prof. Dr. KH. Mahmud, M.Si., CSEE., MCE., mengapresiasi kolaborasi yang terus terjalin antara BAZNAS dan MUI Kabupaten Bekasi. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan langkah strategis dalam menghadirkan program pemberdayaan umat yang berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan menjadi bekal dalam membangun kemandirian ekonomi. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bekasi, Dr. H. Royani, M.A., menjelaskan bahwa pelatihan tahun ini memiliki konsep yang lebih komprehensif dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika sebelumnya hanya berfokus pada pelatihan bekam, kali ini peserta memperoleh tiga materi sekaligus, yaitu totok punggung, bekam, dan ruqyah. Pelatihan akan berlangsung selama empat hari, sehingga peserta memiliki waktu yang cukup untuk memahami teori sekaligus memperkuat kemampuan melalui praktik langsung bersama instruktur. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dasar mengenai totok punggung yang dipadukan dengan sesi praktik. Metode pembelajaran ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menguasai teknik secara langsung sebagai bekal ketika memberikan layanan kepada masyarakat. Program pelatihan ini merupakan salah satu implementasi zakat produktif yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu membuka usaha secara mandiri, menciptakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Melalui sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bekasi dan MUI Kabupaten Bekasi, program pemberdayaan seperti ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Pemanfaatan dana zakat secara produktif tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menghadirkan dampak berkelanjutan dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Bekasi yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.
BERITA27/07/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Hadiri Haflah Pesantren Semester I Tahun 2026 di Lapas Kelas IIA Cikarang
BAZNAS Kabupaten Bekasi Hadiri Haflah Pesantren Semester I Tahun 2026 di Lapas Kelas IIA Cikarang
BAZNAS Kabupaten Bekasi menghadiri kegiatan Haflah Pesantren Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan di Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang. Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi atas proses pembinaan keagamaan yang telah diikuti oleh warga binaan selama satu semester serta menjadi bagian dari upaya membentuk pribadi yang lebih baik melalui pendidikan Islam. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Aziz HN, S.T., hadir mewakili pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Pada kesempatan itu, beliau menyampaikan motivasi kepada para warga binaan agar terus menjaga semangat dalam menuntut ilmu agama serta menjadikan pembelajaran yang telah diperoleh sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. Selain memberikan motivasi, H. Abdul Aziz HN juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan program pembelajaran di Pesantren Lapas, sehingga kegiatan pembinaan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para peserta. Sementara itu, Kementerian Agama Kabupaten Bekasi menyampaikan bahwa tujuan utama menuntut ilmu adalah untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Khoirunnas anfa'uhum linnas" yang berarti "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." Nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh warga binaan dalam menjalani kehidupan, baik selama di dalam lapas maupun setelah kembali ke masyarakat. Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula ucapan terima kasih kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi atas dukungan dan fasilitasi yang telah diberikan selama proses pembelajaran di Pesantren Lapas berlangsung. Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bekasi, Kementerian Agama, MUI Kabupaten Bekasi, serta pihak Lapas diharapkan dapat terus berlanjut dalam menghadirkan program-program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan Haflah Pesantren Semester I Tahun 2026 ini, diharapkan para warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu memperkuat akhlak, meningkatkan keimanan, serta memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
BERITA01/07/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Hadiri Santunan Lebaran Yatim untuk 500 Anak Yatim di Kecamatan Kedungwaringin
BAZNAS Kabupaten Bekasi Hadiri Santunan Lebaran Yatim untuk 500 Anak Yatim di Kecamatan Kedungwaringin
BAZNAS Kabupaten Bekasi menghadiri kegiatan santunan anak yatim bertajuk "Lebaran Yatim" yang diselenggarakan oleh UPZ AN-NUR pada Minggu (28/06/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim di wilayah Kecamatan Kedungwaringin. Sebanyak 500 anak yatim dari berbagai desa di Kecamatan Kedungwaringin menerima santunan dalam kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana kebersamaan tersebut. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Drs. H. Endin Syamsudin, Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi, Prof. Dr. KH. Mahmud, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Aziz HN, serta Kepala Desa Waringinjaya beserta para tokoh agama dan masyarakat setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam memberikan perhatian serta kepedulian kepada anak-anak yatim. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi kepada UPZ AN-NUR yang secara konsisten melaksanakan program sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim. Kegiatan santunan ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, semangat, dan perhatian bagi anak-anak yatim agar terus optimis dalam meraih masa depan. Melalui momentum Lebaran Yatim ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin tumbuh, sehingga dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
BERITA28/06/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kab. Bekasi Bersama Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 4.140 Siswa dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
BAZNAS Kab. Bekasi Bersama Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 4.140 Siswa dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
BAZNAS Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar penyaluran akbar Program Bekasi Cerdas sekaligus Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan 10 Muharram 1448 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat, pada Rabu (24/06/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 4.140 siswa dan siswi jenjang SD/MI serta SMP/MTs se-Kabupaten Bekasi melalui Program Bekasi Cerdas. Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta meringankan beban biaya pendidikan bagi keluarga yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut. "BAZNAS Kabupaten Bekasi dengan bangga dan penuh syukur menyelenggarakan Program Bekasi Cerdas berupa bantuan biaya pendidikan dan perlengkapan belajar untuk 4.140 siswa/i SD/MI dan SMP/MTs di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi dengan total anggaran sebesar Rp2.763.450.000. Kehadiran Bapak Bupati di tengah-tengah kita hari ini adalah bukti nyata kepedulian dan kasih sayang pemimpin terhadap warganya, khususnya anak-anak yang kita cintai," ungkapnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dana yang disalurkan sebagian besar berasal dari para muzakki di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga berbagai unsur lainnya yang secara rutin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bekasi. Sementara itu, Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi atas kinerjanya dalam menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki, donatur, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong serta kepedulian sosial yang terus tumbuh di Kabupaten Bekasi. Melalui Program Bekasi Cerdas, diharapkan semakin banyak pelajar di Kabupaten Bekasi yang dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, sehingga mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing demi mewujudkan Kabupaten Bekasi yang semakin maju dan sejahtera.
BERITA24/06/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
Kisah Inspiratif Jumanta, Alumni Pelatihan Barbershop BAZNAS Kabupaten Bekasi yang Kini Mandiri Berkat Usaha Barbershop
Kisah Inspiratif Jumanta, Alumni Pelatihan Barbershop BAZNAS Kabupaten Bekasi yang Kini Mandiri Berkat Usaha Barbershop
Sebagian masyarakat mengenalnya dengan sapaan akrab Bang Njum. Nama lengkapnya Jumanta, warga Kampung Bakakan, Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Di balik senyumnya yang ramah, tersimpan kisah perjuangan seorang kepala keluarga yang tak pernah menyerah menghadapi berbagai tantangan kehidupan demi memberikan yang terbaik bagi keluarganya. Sebelum memiliki usaha sendiri, Jumanta bekerja sebagai buruh harian dan pekerja serabutan. Penghasilannya tidak menentu karena bergantung pada ketersediaan pekerjaan setiap hari. Di sisi lain, kebutuhan keluarga terus berjalan. Ia harus memenuhi kebutuhan hidup bersama sang istri yang setia mendampinginya, dua orang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar, serta calon buah hati yang saat ini masih berada dalam kandungan istrinya yang telah memasuki usia lima bulan. Meski berada dalam keterbatasan ekonomi dan ketidakpastian penghasilan, Jumanta tidak pernah kehilangan harapan untuk memperbaiki kondisi keluarganya. Kesempatan itu datang ketika ia mengikuti Pelatihan Barbershop BAZNAS Kabupaten Bekasi pada tahun 2024. Dengan penuh semangat dan kesungguhan, ia mengikuti setiap proses pelatihan untuk mempelajari keterampilan baru yang kelak menjadi titik balik dalam kehidupannya. Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bekasi tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan, tetapi juga membekali peserta dengan paket peralatan usaha serta uang saku sebagai modal awal untuk memulai usaha secara mandiri. Bantuan tersebut menjadi langkah awal bagi Jumanta dalam membangun harapan baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Setelah menyelesaikan pelatihan, Jumanta memanfaatkan teras rumahnya yang berukuran sekitar 6 x 2,5 meter menjadi sebuah barbershop sederhana. Dari tempat usaha yang sederhana tersebut, ia mulai menjalankan profesi sebagai tukang cukur dengan penuh rasa syukur dan semangat untuk terus berkembang. Tarif jasa yang ditawarkan pun sangat terjangkau bagi masyarakat sekitar. Bahkan, sebagai bentuk kepedulian sosial, Jumanta menyediakan layanan potong rambut gratis bagi anak-anak yatim. Baginya, usaha yang dijalankan tidak hanya menjadi sarana mencari nafkah, tetapi juga sebagai media untuk berbagi manfaat kepada sesama. Setiap pelanggan yang datang membawa harapan baru bagi keluarganya. Dari usaha kecil yang dirintis dengan penuh perjuangan tersebut, kini Jumanta memperoleh penghasilan yang lebih pasti dibandingkan saat masih bekerja sebagai buruh serabutan. Dengan penuh rasa syukur, Jumanta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi yang telah memberikan kesempatan berharga melalui Program Pelatihan Barbershop. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi yang telah memberikan ilmu, peralatan, dan kesempatan untuk saya berusaha. Semoga BAZNAS Kabupaten Bekasi semakin maju, semakin berkah, dan menjadi amal jariyah bagi para muzakki dan munfiq yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya," ungkap Jumanta. Kisah Jumanta menjadi bukti nyata bahwa kesempatan yang diberikan kepada orang yang tepat dapat menghadirkan perubahan besar dalam kehidupan. Dari seorang buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu, kini ia mampu berdiri lebih tegak sebagai pelaku usaha mandiri yang mengandalkan keterampilan hasil binaan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Melalui program pemberdayaan ekonomi seperti Pelatihan Barbershop, BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan agar mampu meningkatkan keterampilan, membuka peluang usaha, dan mewujudkan kemandirian ekonomi. Semoga perjuangan Bang Njum dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa harapan akan selalu ada bagi mereka yang mau belajar, berusaha, dan tidak pernah menyerah dalam menjemput rezeki yang halal demi keluarga tercinta.
BERITA17/06/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
Kisah Inspiratif Penerima Bantuan Gerobak Barokah BAZNAS Kabupaten Bekasi: Semangat Bapak Ahmad Minan Menafkahi Keluarga dan Mengajar Al-Quran
Kisah Inspiratif Penerima Bantuan Gerobak Barokah BAZNAS Kabupaten Bekasi: Semangat Bapak Ahmad Minan Menafkahi Keluarga dan Mengajar Al-Quran
BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berkomitmen mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program yang berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui Program Gerobak Barokah yang memberikan bantuan sarana usaha kepada para pelaku usaha mikro agar dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga. Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Bapak Ahmad Minan, warga Kampung Pule Kaum, Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Dalam kesehariannya, Bapak Ahmad berprofesi sebagai pedagang bubur ayam yang berkeliling dari pagi hingga siang hari untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarganya. Tidak hanya berjuang sebagai pencari nafkah, Bapak Ahmad juga dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pendidikan agama di lingkungannya. Pada malam hari, beliau mengabdikan diri sebagai pengajar Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang diselenggarakan di rumahnya. Dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, beliau membimbing anak-anak di sekitar tempat tinggalnya untuk belajar membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur'an. Dalam menjalankan usaha bubur ayamnya, Bapak Ahmad mendapatkan dukungan penuh dari sang istri yang senantiasa membantu mempersiapkan kebutuhan dagangan setiap harinya. Dari hasil usaha tersebut, beliau berupaya memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai pendidikan kedua anaknya. Anak pertama telah menyelesaikan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sementara anak keduanya saat ini masih menempuh pendidikan di sekolah dasar. Melihat semangat dan kegigihan yang dimiliki Bapak Ahmad dalam menjalankan usaha serta mengabdi kepada masyarakat, BAZNAS Kabupaten Bekasi melalui Program Gerobak Barokah memberikan bantuan berupa gerobak usaha untuk menunjang aktivitas berdagang yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama keluarga. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha yang dijalankan sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian keluarga serta membuka peluang usaha yang lebih baik di masa mendatang. Dengan penuh rasa syukur, Bapak Ahmad Minan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi serta para muzakki dan munfiq yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi, khususnya kepada para muzakki dan munfiq atas bantuan gerobak yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menunjang usaha saya. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu semua dengan keberkahan, kesehatan, serta kesuksesan yang berlipat ganda. Aamiin,” ujar Bapak Ahmad. Kisah Bapak Ahmad Minan menjadi bukti bahwa semangat bekerja keras, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama dapat berjalan beriringan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat menjadi jalan keberkahan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk terus berbagi dan menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bekasi, hadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA11/06/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Dukung Usaha Keripik Binaan Melalui Program Bekasi Mandiri
BAZNAS Kabupaten Bekasi Dukung Usaha Keripik Binaan Melalui Program Bekasi Mandiri
BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berkomitmen mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Bekasi Mandiri. Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Bapak Ali, pelaku usaha mikro yang beralamat di Kampung Ujung Harapan, Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Bapak Ali menjalankan usaha kecil di bidang makanan ringan dengan memproduksi dan menjual berbagai jenis keripik. Dengan semangat kerja keras dan ketekunan, ia berupaya menghadirkan produk keripik yang renyah, berkualitas, dan diminati masyarakat sebagai sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Melalui bantuan Gerobak Barokah dari Program Bekasi Mandiri, BAZNAS Kabupaten Bekasi memberikan dukungan kepada Bapak Ali agar usahanya dapat berkembang lebih baik dan semakin mandiri. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas jangkauan penjualan produk yang dijalankan. Program Bekasi Mandiri sendiri merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kabupaten Bekasi yang bertujuan membantu pelaku usaha kecil agar memiliki kesempatan berkembang dan meningkatkan taraf kesejahteraan keluarga. Dengan adanya dukungan dan pendampingan berkelanjutan, usaha keripik milik Bapak Ali diharapkan dapat terus berkembang, memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, serta menjadi inspirasi bagi pelaku usaha mikro lainnya untuk terus berusaha dan mandiri.
BERITA25/05/2026 | Media baznas kab. Bekasi
Pemerintah Kabupaten Bekasi Serahkan Dokumen Kependudukan serta Santunan kepada Keluarga Korban Kecelakaan KRL
Pemerintah Kabupaten Bekasi Serahkan Dokumen Kependudukan serta Santunan kepada Keluarga Korban Kecelakaan KRL
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi turut menghadiri kegiatan penyerahan dokumen kependudukan kepada keluarga korban kecelakaan KRL Commuterline. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu (06/05/2026) sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian pemerintah kepada para korban dan ahli waris. Acara tersebut dihadiri oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama BAZNAS Kabupaten Bekasi juga menyerahkan santunan kepada para keluarga korban. Sebanyak 10 keluarga atau ahli waris menerima bantuan santunan masing-masing sebesar Rp10.000.000 sebagai bentuk dukungan dan empati atas musibah yang terjadi. Penyerahan dokumen kependudukan ini bertujuan untuk memastikan administrasi para korban dan keluarga tetap tertib serta memudahkan dalam pengurusan hak-hak keperdataan. Sementara itu, santunan yang diberikan merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang terdampak. Diharapkan, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga korban serta memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan kehidupan mereka ke depan.
BERITA06/05/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bekasi.

Lihat Daftar Rekening →