Berita Terbaru
BAZNAS RI Bangun Masjid Darurat Bagi Penyintas Gempa di NTT
BAZNAS RI melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) membangun tiga masjid darurat untuk memenuhi kebutuhan ibadah warga terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Adapun lokasi tiga masjid darurat tersebut, di antaranya di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, serta dua lokasi lainnya di Kampung Kajulaki dan Desa Nangadhero yang berada di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan, pendirian tiga masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah kondisi yang serba terbatas pascagempa.
“Kami sangat berduka atas bencana gempa bumi di sejumlah wilayah NTT. Saat ini BAZNAS terus mengerahkan bantuan kemanusiaan, termasuk pembangunan masjid darurat ini,” kata Sodik dalam keterangan tertulis Minggu (23/8/2026).
Menurut Sodik, kerusakan akibat gempa tidak hanya berdampak pada tempat tinggal dan fasilitas umum, tetapi juga masjid yang selama ini menjadi tempat masyarakat menjalankan ibadah. Kondisi itu membuat aktivitas keagamaan warga ikut terganggu, sehingga keberadaan masjid darurat menjadi kebutuhan yang perlu segera dipenuhi.
“Kita ketahui banyak bangunan yang rusak parah, termasuk masjid. Karena itu, sementara ini kami berupaya menghadirkan tiga masjid darurat agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan aman selama proses pemulihan berlangsung. Alhamdulillah, banyak relawan dan masyarakat turut membantu mendirikan masjid darurat ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, BAZNAS akan terus memantau kebutuhan masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah NTT. Bantuan akan diarahkan sesuai kondisi di lapangan, dengan memperhatikan kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat.
Ia berharap, keberadaan masjid darurat tersebut dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ibadah di tengah proses pemulihan. Dukungan dari berbagai pihak juga diharapkan terus mengalir sehingga masyarakat terdampak gempa di NTT dapat segera bangkit dan kembali menjalankan kehidupan secara normal.
Sementara itu, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Deden Nurjaman, yang melaporkan langsung dari lokasi gempa di NTT, mengatakan salah satu pembangunan masjid darurat dilakukan di lokasi Masjid Darul Arqam Talage di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, yang mengalami kerusakan parah akibat gempa sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan ibadah.
Deden menjelaskan, masjid darurat tersebut dibangun di halaman masjid dengan ukuran masjid darurat 10x12 meter dengan dibantu warga setempat secara gotong royong. Pembangunan ditargetkan segera rampung agar warga dapat kembali melaksanakan ibadah secara berjamaah.
“Alhamdulillah, per hari ini, insyaallah dalam tiga sampai empat hari ke depan masjid ini sudah bisa digunakan. Insyaallah, salat Jumat pada pekan depan juga sudah dapat dilaksanakan secara berjamaah bersama warga,” kata Deden.
Pada kesempatan tersebut, Pengurus Masjid Darul Arqam Talage, Ahmad Said, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran BAZNAS di Sambi Rampas, untuk membantu menyediakan tempat ibadah sementara bagi warga terdampak. Menurutnya, keberadaan masjid darurat akan memudahkan warga kembali melaksanakan salat lima waktu secara berjamaah.
Ahmad menceritakan, kerusakan Masjid Darul Arqam Talage terjadi setelah gempa mengguncang wilayah tersebut seusai salat Subuh. Saat itu, masih terdapat jemaah yang berada di dalam masjid untuk melaksanakan ibadah dan beriktikaf.
“Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang telah membantu umat secara keseluruhan, khususnya umat di Sambi Rampas. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan BAZNAS,” ucap Ahmad.
Sebelumnya, BAZNAS telah menerjunkan sejumlah personel dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) untuk membantu penanganan dampak gempa di NTT. Selain itu, BAZNAS menghadirkan bantuan pangan, dapur umum, dan dapur air untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
BERITA23/08/2026 | Media BAZNAS
BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan 500 Paket Sembako untuk Tenaga Kebersihan dan Keamanan Pemkab Bekasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi menyalurkan sebanyak 500 paket sembako kepada tenaga kebersihan dan tenaga keamanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan rasa syukur BAZNAS Kabupaten Bekasi kepada para pekerja yang turut mendukung aktivitas dan pelayanan di lingkungan pemerintahan daerah.
Kegiatan penyaluran dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi menyampaikan bahwa kegiatan berbagi kepada para tenaga kebersihan dan keamanan di sekitar lingkungan kantor Pemkab Bekasi merupakan agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
“Kita rutin setiap tahunnya berbagi kepada karyawan sekitar kantor Pemda. Ini adalah bentuk rasa syukur kita. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus mempererat kepedulian sosial antara BAZNAS dan masyarakat yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan arahan teknis yang disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bekasi. Arahan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan penyaluran agar bantuan dapat diterima oleh para penerima manfaat secara tertib dan tepat sasaran.
Sebanyak 500 paket sembako kemudian disalurkan kepada tenaga kebersihan dan tenaga keamanan lingkungan Pemkab Bekasi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Momentum Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam membangun Kabupaten Bekasi yang semakin sejahtera.
BERITA14/08/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Bersama Pengadilan Agama dan Kemenag Gelar Isbat Nikah Bagi Warga Kabupaten Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan Pengadilan Agama dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi menyelenggarakan kegiatan isbat nikah bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang pernikahannya belum tercatat secara administratif, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian dan sinergi antarlembaga dalam membantu masyarakat memperoleh kepastian hukum atas pernikahan yang telah dilangsungkan secara agama, tetapi belum tercatat secara resmi dalam administrasi negara.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Aziz HN, ST, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I). Kehadiran BAZNAS merupakan bagian dari dukungan terhadap masyarakat yang membutuhkan fasilitasi dalam proses pencatatan pernikahan, khususnya bagi warga yang menghadapi keterbatasan dalam mengakses layanan administrasi.
Melalui pelaksanaan isbat nikah, masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh penetapan dari Pengadilan Agama sebagai dasar untuk melakukan pencatatan pernikahan secara resmi. Dengan demikian, pasangan suami istri dan keluarga yang terbentuk di dalamnya memiliki dokumen administrasi yang lebih lengkap serta kepastian hukum.
Selain mendukung proses isbat nikah, BAZNAS Kabupaten Bekasi juga memberikan bantuan berupa paket sembako kepada para peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. BAZNAS turut menyediakan door prize yang dapat diperoleh oleh para peserta selama kegiatan berlangsung sehingga suasana kegiatan menjadi lebih hangat dan penuh kebersamaan.
Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bekasi, Pengadilan Agama, dan Kemenag Kabupaten Bekasi diharapkan dapat terus diperkuat untuk menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan zakat untuk membantu masyarakat, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam mendukung pemenuhan kebutuhan sosial dan administrasi yang berdampak pada keberlangsungan kehidupan keluarga.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat Kabupaten Bekasi yang mendapatkan akses terhadap layanan administrasi pernikahan secara layak, sekaligus memperoleh dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
BERITA14/08/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Resmi Tutup Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah, Wujud Nyata Zakat Produktif untuk Kemandirian Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Bekasi secara resmi menutup rangkaian Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah yang telah berlangsung selama empat hari sebagai bagian dari program zakat produktif untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Acara penutupan dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Bekasi.
Kegiatan penutupan dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi bersama Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi, Prof. Dr. KH. Mahmud, M.Si., CSEE., MCE. Kehadiran kedua lembaga tersebut menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang produktif dan berkelanjutan.
Pada hari terakhir pelatihan, para peserta mendapatkan materi Ruqyah Syar'iyyah yang disampaikan langsung oleh Dr. H. Al Fathan, B.S., M.ITC. Dalam sesi tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dasar ruqyah sesuai syariat Islam, adab pelaksanaannya, dalil-dalil yang menjadi landasan, serta tahapan praktik yang benar. Materi tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan demonstrasi dan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami teknik pelaksanaannya secara lebih komprehensif.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti setiap sesi pembelajaran, mengajukan berbagai pertanyaan, serta berdiskusi dengan narasumber mengenai penerapan ruqyah dalam kehidupan sehari-hari. Sesi diskusi interaktif menjadi salah satu bagian penting untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.
Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara penutupan yang menandai berakhirnya program pelatihan selama empat hari tersebut. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi menyampaikan harapannya agar ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh tidak berhenti selama pelatihan saja, tetapi dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekaligus menjadi peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Beliau juga menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat secara produktif. Melalui pemberian keterampilan, BAZNAS berharap para peserta mampu menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, serta dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Kesan positif juga disampaikan oleh salah seorang peserta, Didin Solahudin dari Kecamatan Cikarang Barat. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti pelatihan tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengikuti pelatihan ini. Alhamdulillah, saya mendapatkan ilmu dan keterampilan baru yang insya Allah akan bermanfaat bagi diri saya, keluarga, dan masyarakat," ungkapnya.
Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah merupakan salah satu program pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Bekasi yang bertujuan menciptakan mustahik yang lebih berdaya melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan. Dengan bekal ilmu yang diperoleh selama empat hari pelatihan, para peserta diharapkan mampu membuka peluang usaha secara mandiri, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memberikan layanan kesehatan berbasis syariat Islam kepada masyarakat.
Melalui program-program zakat produktif, BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzakki tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Bekasi.
BERITA30/07/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Serang Baru, Siapkan Langkah Penanganan
Kamis, (30/7/2026). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi melakukan peninjauan langsung terhadap salah satu rumah warga yang berada dalam kondisi sangat memprihatinkan di wilayah Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat mengenai kondisi hunian yang sudah tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera.
Peninjauan lapangan tersebut dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Bekasi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, serta Camat Serang Baru. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memastikan kondisi masyarakat yang membutuhkan dapat ditangani secara tepat dan berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau secara langsung kondisi rumah milik salah seorang warga yang telah mengalami kerusakan cukup parah. Atap rumah yang bocor, struktur bangunan yang lapuk, serta kondisi bangunan yang tidak lagi memenuhi standar kelayakan huni menjadi perhatian utama dalam peninjauan tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat sekitar, pemilik rumah kerap menghadapi kondisi yang sangat memprihatinkan ketika musim hujan tiba. Air hujan yang masuk ke dalam rumah akibat atap yang rusak membuat rumah tidak lagi aman untuk ditempati. Bahkan, pada saat hujan deras turun, pemilik rumah terpaksa mengungsi dan bermalam di area kandang kambing yang berada di sekitar rumah demi menghindari risiko tertimpa bagian bangunan yang rapuh.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bekasi menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil peninjauan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat yang hidup dalam kondisi kurang layak. Penanganan rumah tidak layak huni merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang bertujuan menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak bagi para mustahik.
Kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses penanganan sehingga warga yang bersangkutan dapat segera memiliki hunian yang lebih layak dan nyaman untuk ditempati.
BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berkomitmen menghadirkan berbagai program kemanusiaan yang tepat sasaran melalui pemanfaatan dana ZIS secara amanah, profesional, dan transparan. Dengan dukungan para muzakki, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program-program sosial yang dijalankan, termasuk bantuan perbaikan rumah tidak layak huni bagi warga yang membutuhkan.
BERITA30/07/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Lanjutkan Sosialisasi ZIS DSKL Bersama PT Daikin Manufacturing Indonesia
BAZNAS Kabupaten Bekasi melalui Bidang Pengumpulan kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) bersama PT Daikin Manufacturing Indonesia pada Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin sebelumnya antara BAZNAS Kabupaten Bekasi dan PT Daikin Manufacturing Indonesia. Sosialisasi kali ini melibatkan Tim Purchasing perusahaan sebagai upaya memperluas penghimpunan ZIS DSKL sekaligus memperkuat sinergi antara BAZNAS dan dunia usaha dalam mendukung program-program sosial kemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Bekasi memaparkan berbagai aspek mengenai pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, mulai dari mekanisme penghimpunan, tata kelola yang transparan dan akuntabel, hingga pemanfaatan dana ZIS yang disalurkan melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Bekasi.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan BAZNAS Kabupaten Bekasi di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi. Program-program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana ZIS yang dihimpun mampu memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap semakin banyak pihak, khususnya kalangan dunia usaha, yang memahami pentingnya pengelolaan zakat secara terorganisasi melalui lembaga resmi. Dukungan dari perusahaan diharapkan dapat memperkuat penghimpunan dana ZIS sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak mustahik di Kabupaten Bekasi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam membangun kemitraan strategis dengan berbagai sektor, termasuk dunia industri, guna mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan terjalinnya kolaborasi yang berkesinambungan bersama PT Daikin Manufacturing Indonesia, BAZNAS Kabupaten Bekasi optimistis penghimpunan ZIS DSKL akan terus meningkat dan mampu mendukung pelaksanaan berbagai program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
BERITA29/07/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
Zakat Produktif BAZNAS Kabupaten Bekasi Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah
BAZNAS Kabupaten Bekasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi secara resmi membuka Pelatihan Totok Punggung, Bekam, dan Ruqyah sebagai bagian dari program zakat produktif untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Bekasi pada Senin (27/7/2026) ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan mustahik agar memiliki kompetensi yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan.
Pelatihan diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bekasi. Seluruh peserta merupakan rekomendasi dari MUI tingkat kecamatan maupun MUI Kabupaten Bekasi, sehingga diharapkan ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat yang lebih luas di lingkungan masing-masing.
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi Prof. Dr. KH. Mahmud, M.Si., CSEE., MCE., Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bekasi Dr. H. Royani, M.A., Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi H. Abdul Aziz HN, S.T. serta Instruktur Pelatih Totok Punggung.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Aziz HN, S.T., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara produktif. Melalui program ini, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga membekali masyarakat dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi sehingga mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi, Prof. Dr. KH. Mahmud, M.Si., CSEE., MCE., mengapresiasi kolaborasi yang terus terjalin antara BAZNAS dan MUI Kabupaten Bekasi. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan langkah strategis dalam menghadirkan program pemberdayaan umat yang berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan menjadi bekal dalam membangun kemandirian ekonomi.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bekasi, Dr. H. Royani, M.A., menjelaskan bahwa pelatihan tahun ini memiliki konsep yang lebih komprehensif dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika sebelumnya hanya berfokus pada pelatihan bekam, kali ini peserta memperoleh tiga materi sekaligus, yaitu totok punggung, bekam, dan ruqyah. Pelatihan akan berlangsung selama empat hari, sehingga peserta memiliki waktu yang cukup untuk memahami teori sekaligus memperkuat kemampuan melalui praktik langsung bersama instruktur.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dasar mengenai totok punggung yang dipadukan dengan sesi praktik. Metode pembelajaran ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menguasai teknik secara langsung sebagai bekal ketika memberikan layanan kepada masyarakat.
Program pelatihan ini merupakan salah satu implementasi zakat produktif yang dikembangkan BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu membuka usaha secara mandiri, menciptakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan taraf ekonomi keluarga.
Melalui sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bekasi dan MUI Kabupaten Bekasi, program pemberdayaan seperti ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Pemanfaatan dana zakat secara produktif tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menghadirkan dampak berkelanjutan dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Bekasi yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.
BERITA27/07/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Hadiri Haflah Pesantren Semester I Tahun 2026 di Lapas Kelas IIA Cikarang
BAZNAS Kabupaten Bekasi menghadiri kegiatan Haflah Pesantren Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan di Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang. Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi atas proses pembinaan keagamaan yang telah diikuti oleh warga binaan selama satu semester serta menjadi bagian dari upaya membentuk pribadi yang lebih baik melalui pendidikan Islam.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Aziz HN, S.T., hadir mewakili pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Pada kesempatan itu, beliau menyampaikan motivasi kepada para warga binaan agar terus menjaga semangat dalam menuntut ilmu agama serta menjadikan pembelajaran yang telah diperoleh sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Selain memberikan motivasi, H. Abdul Aziz HN juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan program pembelajaran di Pesantren Lapas, sehingga kegiatan pembinaan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para peserta.
Sementara itu, Kementerian Agama Kabupaten Bekasi menyampaikan bahwa tujuan utama menuntut ilmu adalah untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Khoirunnas anfa'uhum linnas" yang berarti "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." Nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh warga binaan dalam menjalani kehidupan, baik selama di dalam lapas maupun setelah kembali ke masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula ucapan terima kasih kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi atas dukungan dan fasilitasi yang telah diberikan selama proses pembelajaran di Pesantren Lapas berlangsung. Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bekasi, Kementerian Agama, MUI Kabupaten Bekasi, serta pihak Lapas diharapkan dapat terus berlanjut dalam menghadirkan program-program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan Haflah Pesantren Semester I Tahun 2026 ini, diharapkan para warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu memperkuat akhlak, meningkatkan keimanan, serta memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
BERITA01/07/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Hadiri Santunan Lebaran Yatim untuk 500 Anak Yatim di Kecamatan Kedungwaringin
BAZNAS Kabupaten Bekasi menghadiri kegiatan santunan anak yatim bertajuk "Lebaran Yatim" yang diselenggarakan oleh UPZ AN-NUR pada Minggu (28/06/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim di wilayah Kecamatan Kedungwaringin.
Sebanyak 500 anak yatim dari berbagai desa di Kecamatan Kedungwaringin menerima santunan dalam kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana kebersamaan tersebut.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Drs. H. Endin Syamsudin, Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi, Prof. Dr. KH. Mahmud, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Abdul Aziz HN, serta Kepala Desa Waringinjaya beserta para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam memberikan perhatian serta kepedulian kepada anak-anak yatim.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bekasi menyampaikan apresiasi kepada UPZ AN-NUR yang secara konsisten melaksanakan program sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim. Kegiatan santunan ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, semangat, dan perhatian bagi anak-anak yatim agar terus optimis dalam meraih masa depan.
Melalui momentum Lebaran Yatim ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin tumbuh, sehingga dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
BERITA28/06/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kab. Bekasi Bersama Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 4.140 Siswa dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
BAZNAS Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar penyaluran akbar Program Bekasi Cerdas sekaligus Dzikir dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan 10 Muharram 1448 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat, pada Rabu (24/06/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 4.140 siswa dan siswi jenjang SD/MI serta SMP/MTs se-Kabupaten Bekasi melalui Program Bekasi Cerdas. Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta meringankan beban biaya pendidikan bagi keluarga yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut.
"BAZNAS Kabupaten Bekasi dengan bangga dan penuh syukur menyelenggarakan Program Bekasi Cerdas berupa bantuan biaya pendidikan dan perlengkapan belajar untuk 4.140 siswa/i SD/MI dan SMP/MTs di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi dengan total anggaran sebesar Rp2.763.450.000. Kehadiran Bapak Bupati di tengah-tengah kita hari ini adalah bukti nyata kepedulian dan kasih sayang pemimpin terhadap warganya, khususnya anak-anak yang kita cintai," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dana yang disalurkan sebagian besar berasal dari para muzakki di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga berbagai unsur lainnya yang secara rutin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi atas kinerjanya dalam menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran.
Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki, donatur, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong serta kepedulian sosial yang terus tumbuh di Kabupaten Bekasi.
Melalui Program Bekasi Cerdas, diharapkan semakin banyak pelajar di Kabupaten Bekasi yang dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, sehingga mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing demi mewujudkan Kabupaten Bekasi yang semakin maju dan sejahtera.
BERITA24/06/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
Kisah Inspiratif Jumanta, Alumni Pelatihan Barbershop BAZNAS Kabupaten Bekasi yang Kini Mandiri Berkat Usaha Barbershop
Sebagian masyarakat mengenalnya dengan sapaan akrab Bang Njum. Nama lengkapnya Jumanta, warga Kampung Bakakan, Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Di balik senyumnya yang ramah, tersimpan kisah perjuangan seorang kepala keluarga yang tak pernah menyerah menghadapi berbagai tantangan kehidupan demi memberikan yang terbaik bagi keluarganya.
Sebelum memiliki usaha sendiri, Jumanta bekerja sebagai buruh harian dan pekerja serabutan. Penghasilannya tidak menentu karena bergantung pada ketersediaan pekerjaan setiap hari. Di sisi lain, kebutuhan keluarga terus berjalan. Ia harus memenuhi kebutuhan hidup bersama sang istri yang setia mendampinginya, dua orang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar, serta calon buah hati yang saat ini masih berada dalam kandungan istrinya yang telah memasuki usia lima bulan.
Meski berada dalam keterbatasan ekonomi dan ketidakpastian penghasilan, Jumanta tidak pernah kehilangan harapan untuk memperbaiki kondisi keluarganya. Kesempatan itu datang ketika ia mengikuti Pelatihan Barbershop BAZNAS Kabupaten Bekasi pada tahun 2024. Dengan penuh semangat dan kesungguhan, ia mengikuti setiap proses pelatihan untuk mempelajari keterampilan baru yang kelak menjadi titik balik dalam kehidupannya.
Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bekasi tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan, tetapi juga membekali peserta dengan paket peralatan usaha serta uang saku sebagai modal awal untuk memulai usaha secara mandiri. Bantuan tersebut menjadi langkah awal bagi Jumanta dalam membangun harapan baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Setelah menyelesaikan pelatihan, Jumanta memanfaatkan teras rumahnya yang berukuran sekitar 6 x 2,5 meter menjadi sebuah barbershop sederhana. Dari tempat usaha yang sederhana tersebut, ia mulai menjalankan profesi sebagai tukang cukur dengan penuh rasa syukur dan semangat untuk terus berkembang.
Tarif jasa yang ditawarkan pun sangat terjangkau bagi masyarakat sekitar. Bahkan, sebagai bentuk kepedulian sosial, Jumanta menyediakan layanan potong rambut gratis bagi anak-anak yatim. Baginya, usaha yang dijalankan tidak hanya menjadi sarana mencari nafkah, tetapi juga sebagai media untuk berbagi manfaat kepada sesama.
Setiap pelanggan yang datang membawa harapan baru bagi keluarganya. Dari usaha kecil yang dirintis dengan penuh perjuangan tersebut, kini Jumanta memperoleh penghasilan yang lebih pasti dibandingkan saat masih bekerja sebagai buruh serabutan.
Dengan penuh rasa syukur, Jumanta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi yang telah memberikan kesempatan berharga melalui Program Pelatihan Barbershop.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi yang telah memberikan ilmu, peralatan, dan kesempatan untuk saya berusaha. Semoga BAZNAS Kabupaten Bekasi semakin maju, semakin berkah, dan menjadi amal jariyah bagi para muzakki dan munfiq yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya," ungkap Jumanta.
Kisah Jumanta menjadi bukti nyata bahwa kesempatan yang diberikan kepada orang yang tepat dapat menghadirkan perubahan besar dalam kehidupan. Dari seorang buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu, kini ia mampu berdiri lebih tegak sebagai pelaku usaha mandiri yang mengandalkan keterampilan hasil binaan BAZNAS Kabupaten Bekasi.
Melalui program pemberdayaan ekonomi seperti Pelatihan Barbershop, BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan agar mampu meningkatkan keterampilan, membuka peluang usaha, dan mewujudkan kemandirian ekonomi.
Semoga perjuangan Bang Njum dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa harapan akan selalu ada bagi mereka yang mau belajar, berusaha, dan tidak pernah menyerah dalam menjemput rezeki yang halal demi keluarga tercinta.
BERITA17/06/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
Kisah Inspiratif Penerima Bantuan Gerobak Barokah BAZNAS Kabupaten Bekasi: Semangat Bapak Ahmad Minan Menafkahi Keluarga dan Mengajar Al-Quran
BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berkomitmen mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program yang berkelanjutan. Salah satunya diwujudkan melalui Program Gerobak Barokah yang memberikan bantuan sarana usaha kepada para pelaku usaha mikro agar dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.
Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Bapak Ahmad Minan, warga Kampung Pule Kaum, Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Dalam kesehariannya, Bapak Ahmad berprofesi sebagai pedagang bubur ayam yang berkeliling dari pagi hingga siang hari untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarganya.
Tidak hanya berjuang sebagai pencari nafkah, Bapak Ahmad juga dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pendidikan agama di lingkungannya. Pada malam hari, beliau mengabdikan diri sebagai pengajar Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang diselenggarakan di rumahnya. Dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, beliau membimbing anak-anak di sekitar tempat tinggalnya untuk belajar membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur'an.
Dalam menjalankan usaha bubur ayamnya, Bapak Ahmad mendapatkan dukungan penuh dari sang istri yang senantiasa membantu mempersiapkan kebutuhan dagangan setiap harinya. Dari hasil usaha tersebut, beliau berupaya memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus membiayai pendidikan kedua anaknya. Anak pertama telah menyelesaikan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sementara anak keduanya saat ini masih menempuh pendidikan di sekolah dasar.
Melihat semangat dan kegigihan yang dimiliki Bapak Ahmad dalam menjalankan usaha serta mengabdi kepada masyarakat, BAZNAS Kabupaten Bekasi melalui Program Gerobak Barokah memberikan bantuan berupa gerobak usaha untuk menunjang aktivitas berdagang yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama keluarga.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha yang dijalankan sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian keluarga serta membuka peluang usaha yang lebih baik di masa mendatang.
Dengan penuh rasa syukur, Bapak Ahmad Minan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi serta para muzakki dan munfiq yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi, khususnya kepada para muzakki dan munfiq atas bantuan gerobak yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menunjang usaha saya. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu semua dengan keberkahan, kesehatan, serta kesuksesan yang berlipat ganda. Aamiin,” ujar Bapak Ahmad.
Kisah Bapak Ahmad Minan menjadi bukti bahwa semangat bekerja keras, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama dapat berjalan beriringan. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat menjadi jalan keberkahan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk terus berbagi dan menebar manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bekasi, hadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA11/06/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Dukung Usaha Keripik Binaan Melalui Program Bekasi Mandiri
BAZNAS Kabupaten Bekasi terus berkomitmen mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Bekasi Mandiri. Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Bapak Ali, pelaku usaha mikro yang beralamat di Kampung Ujung Harapan, Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Bapak Ali menjalankan usaha kecil di bidang makanan ringan dengan memproduksi dan menjual berbagai jenis keripik. Dengan semangat kerja keras dan ketekunan, ia berupaya menghadirkan produk keripik yang renyah, berkualitas, dan diminati masyarakat sebagai sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Melalui bantuan Gerobak Barokah dari Program Bekasi Mandiri, BAZNAS Kabupaten Bekasi memberikan dukungan kepada Bapak Ali agar usahanya dapat berkembang lebih baik dan semakin mandiri. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas jangkauan penjualan produk yang dijalankan.
Program Bekasi Mandiri sendiri merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kabupaten Bekasi yang bertujuan membantu pelaku usaha kecil agar memiliki kesempatan berkembang dan meningkatkan taraf kesejahteraan keluarga.
Dengan adanya dukungan dan pendampingan berkelanjutan, usaha keripik milik Bapak Ali diharapkan dapat terus berkembang, memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga, serta menjadi inspirasi bagi pelaku usaha mikro lainnya untuk terus berusaha dan mandiri.
BERITA25/05/2026 | Media baznas kab. Bekasi
Pemerintah Kabupaten Bekasi Serahkan Dokumen Kependudukan serta Santunan kepada Keluarga Korban Kecelakaan KRL
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi turut menghadiri kegiatan penyerahan dokumen kependudukan kepada keluarga korban kecelakaan KRL Commuterline. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu (06/05/2026) sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian pemerintah kepada para korban dan ahli waris.
Acara tersebut dihadiri oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama BAZNAS Kabupaten Bekasi juga menyerahkan santunan kepada para keluarga korban. Sebanyak 10 keluarga atau ahli waris menerima bantuan santunan masing-masing sebesar Rp10.000.000 sebagai bentuk dukungan dan empati atas musibah yang terjadi.
Penyerahan dokumen kependudukan ini bertujuan untuk memastikan administrasi para korban dan keluarga tetap tertib serta memudahkan dalam pengurusan hak-hak keperdataan. Sementara itu, santunan yang diberikan merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang terdampak.
Diharapkan, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga korban serta memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan kehidupan mereka ke depan.
BERITA06/05/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
Pasca Kecelakaan Kereta, Plt. Bupati Bekasi Jenguk Korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi
Kamis (30/04/2026) — Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi kembali mendampingi Plt. Bupati Bekasi dalam kunjungan untuk menjenguk para korban kecelakaan kereta api yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, serta Direktur RSUD Kabupaten Bekasi. Kunjungan dilakukan langsung ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, tempat para korban saat ini mendapatkan perawatan.
Sebanyak 17 korban, yang sebagian besar merupakan warga Kabupaten Bekasi, masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut. Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moril dari Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama BAZNAS Kabupaten Bekasi kepada para korban.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Bekasi juga memberikan motivasi kepada para korban agar tetap semangat dalam menjalani proses pemulihan dan segera diberikan kesembuhan.
BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap para korban dapat segera pulih, serta keluarga yang mendampingi diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
BERITA30/04/2026 | Media baznas kab. Bekasi
Hari Kedua Takziah Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur, Ketua BAZNAS Dampingi Plt. Bupati Bekasi, Gubernur Jabar Turut Hadir
Rabu, 29 April 2026, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi kembali mendampingi Plt. Bupati Bekasi dalam agenda hari kedua takziah ke rumah keluarga korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
Pada hari kedua ini, terdapat dua rumah duka yang dikunjungi sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah kepada keluarga korban yang tengah berduka.
Rumah duka pertama yang dikunjungi adalah kediaman almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadyna yang berlokasi di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan. Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang datang langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap para korban musibah tersebut.
Selanjutnya, takziah ke rumah duka almarhumah Arinjani Novita Sari. Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi mewakili Pemerintah Kabupaten Bekasi menyerahkan santunan secara langsung kepada keluarga korban sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Bekasi dalam memberikan pendampingan serta kepedulian kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
Semoga seluruh almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, serta ketabahan.
BERITA29/04/2026 | Media baznas kab. Bekasi
Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi Dampingi Plt. Bupati Bekasi Kunjungi Rumah Korban Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi mendampingi Plt. Bupati Bekasi dalam kegiatan kunjungan belasungkawa ke rumah keluarga korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang berasal dari Kabupaten Bekasi.
Dalam agenda tersebut, terdapat dua lokasi yang dikunjungi, yaitu di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, serta Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada keluarga korban yang tengah berduka atas musibah tersebut.
Peristiwa kecelakaan kereta api ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat luas. Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati Bekasi juga menyerahkan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk perhatian dan empati dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.
BERITA28/04/2026 | Media baznas kab. Bekasi
Rumah Sehat BAZNAS Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui tim Rumah Sehat BAZNAS bergerak cepat merespons kecelakaan antara kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026).
Tim diterjunkan untuk membantu evakuasi korban serta memberikan layanan kesehatan darurat. Pada fase awal, BAZNAS mengirim Tim Rumah Sehat BAZNAS, terdiri atas 1 dokter dengan 2 armada ambulans.
Ketua BAZNAS RI Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyatakan, BAZNAS langsung menurunkan tim dan ambulans ke lokasi kejadian sebagai bentuk respons cepat dalam situasi darurat ini. “Kami menurunkan tim Rumah Sehat BAZNAS lengkap dengan ambulans untuk membantu evakuasi korban dan memastikan mereka segera mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.
Menurutnya, BAZNAS bersama petugas gabungan turut melakukan evakuasi korban dari rangkaian kereta serta memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Selain itu, Sodik juga menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus hadir dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Semoga para korban yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” tambahnya.
Sodik menambahkan, BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan optimal.
Sebagai informasi, peristiwa tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka. Hingga Senin malam 27 April 2026, laporan awal menyebutkan sedikitnya empat orang meninggal dunia, sementara puluhan korban lainnya mengalami luka dan telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
BERITA28/04/2026 | BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Beasiswa S1 Tahap I 2026 Senilai Rp69 Juta untuk 20 Mahasiswa STEBI Global Mulia
Kabupaten Bekasi, 8 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui penyaluran Beasiswa S1 Tahap I Tahun 2026 kepada 20 mahasiswa STEBI Global Mulia dengan total bantuan sebesar Rp69.000.000.
Program beasiswa ini merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat di bidang pendidikan yang bertujuan membantu mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat menyelesaikan studi hingga meraih gelar sarjana.
Kegiatan penyerahan beasiswa dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Royani, M.A., serta Ketua STEBI Global Mulia, Dr. Yoyo Hambali, M.A.
Dalam sambutannya, Dr. H. Royani, M.A. menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Dana zakat yang dititipkan para muzaki harus mampu melahirkan kebermanfaatan yang luas."
Melalui program beasiswa ini, kami berharap para mahasiswa dapat fokus belajar, menjaga prestasi, dan kelak menjadi sarjana yang berkontribusi bagi kemajuan umat serta pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu instrumen strategis dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, Ketua STEBI Global Mulia, Dr. Yoyo Hambali, M.A., menyampaikan apresiasi atas perhatian BAZNAS Kabupaten Bekasi kepada mahasiswa STEBI Global Mulia.
“Kami menyampaikan terima kasih atas sinergi dan kepedulian BAZNAS Kabupaten Bekasi. Beasiswa ini menjadi harapan besar bagi mahasiswa kami agar tetap optimis menyelesaikan pendidikan dan terus meningkatkan prestasi,” tuturnya.
Melalui penyaluran Beasiswa S1 Tahap I Tahun 2026 ini, BAZNAS Kabupaten Bekasi berharap manfaat zakat semakin dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya dalam mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan siap menjadi agen perubahan.
BERITA08/04/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi
BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Beasiswa S1 Tahap I 2026 untuk 29 Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa
Bekasi, Rabu (8/4) — BAZNAS Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui penyerahan bantuan Beasiswa S1 Tahap I Tahun 2026 kepada 29 mahasiswa Universitas Pelita Bangsa (UPB).
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bekasi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. Royani, M.A., Direktur Kemahasiswaan Universitas Pelita Bangsa, Dr. R. R. Wening Ken. W., S.H., M.M., serta para mahasiswa penerima manfaat beasiswa.
Dalam sambutannya, Dr. H. Royani, M.A. menyampaikan beberapa pesan penting kepada seluruh penerima beasiswa. Pertama, mahasiswa diharapkan tetap fokus dalam belajar dan menjaga prestasi akademik, agar beasiswa dapat terus dipertahankan hingga menyelesaikan studi dan meraih gelar sarjana.
Kedua, beliau menekankan pentingnya penguatan literasi zakat di lingkungan kampus, sehingga kesadaran mahasiswa terhadap zakat, infak, dan sedekah (ZIS) semakin meningkat serta mampu mendorong penghimpunan dana sosial keumatan secara lebih optimal.
Ketiga, para mahasiswa juga didorong untuk memiliki kesadaran sosial dan berperan aktif mendukung program-program BAZNAS, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, Dr. R. R. Wening Ken. W., S.H., M.M. selaku Direktur Kemahasiswaan UPB menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi atas kepercayaan dan kepeduliannya kepada mahasiswa UPB.
Menurut beliau, program beasiswa ini menjadi harapan besar bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi dan mewujudkan cita-cita menjadi sarjana.
“Beasiswa dari BAZNAS ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga penyemangat dan harapan bagi mahasiswa untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan Beasiswa S1 senilai Rp106.000.000 untuk 29 mahasiswa, serta pengukuhan kepengurusan Himpunan Mahasiswa BAZNAS UPB.
Pembentukan himpunan ini diharapkan menjadi wadah sinergi antara kampus dan mahasiswa dalam memberikan kontribusi positif bagi penguatan program ZIS BAZNAS Kabupaten Bekasi, sekaligus memperluas gerakan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
BERITA08/04/2026 | Media BAZNAS Kab. Bekasi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bekasi.
Lihat Daftar Rekening →